Truck Galian C Tak Gubris Keluhan Warga, Warga Protes Surati Bupati



 
Dump Truk melintas di area warga terdampak, Kec.Banyakan, Kediri
Kediri Pojok Kiri
     Kendaraan Galian yang lalu lalang di sepanjang jalan P.Sudirman Kecamatan Banyakan dirasa sangat mengganggu aktifitas mayarakat pengguna jalan di tiga desa.
     Masyarakat Peduli Lingkungan Kecamatan Banyakan yang berada didesa Tiron, Banyakan, Manyaran resmi melayangkan surat kepada Bupati Kediri serta dinas atau instansi terkait untuk menolak akan kendaraan galian yang meresahkan warga.
     Truck angkutan tambang galian yang bermuatan melebihi tonase seperti yang diberitakan koran ini beberapa waktu yang lalu dari areal tambang Galian C dirasakan warga sangat mengganggu aktifitas warga.
     Dampaknya sangat dirasakan oleh warga di sepanjang jalan P Sudirman akibat debu yang ditimbulkan dari rombongan angkutan tambang yang lalu lalang mulai pagi sampai sore hari. 
     "Masyarakat Peduli Lingkungan tiga desa sepakat melayangkan protes dengan mengirimkan surat yang dilayangkan untuk, 3 CV yang ada di kecamatan Banyakan, DPMPD, Dinas Perhubungan, Polres Kediri Kota, DPR Kabupaten Kediri Komisi A, DPR RI Komisi III, dengan perihal permintaan ketertiban lingkungan dengan No.surat.001, lampiran satu bandel dan dukungan dari masyarakat dari tiga Desa dalam bentuk tandatangan, "ucap Udin warga manyaran,  Selasa, (10/4/2018).
     Hal senada juga di keluhkan Taufik (40) warga desa Banyakan, yang merasa terganggu dengan adanya truk muatan galian di wilayahnya. "Saya sangat merasa terganggu dengan adanya truk galian itu mas, soalnya anda bisa liat sendiri di jam jam sekolah, orang mau kerja, orang mau ke mana akan selalu berpapasan dengan truk material tambang. Mau bernafas bersih aja sulit mas, " keluhnya.
     Dilain pihak anggota Komisi A Kuswanto dari fraksi Golkar saat di hubungi melalui seluler saat ditanya tentang keresahan warga Banyakan mengatakan bahwa. " Kami tinggal menunggu jadwal sidak saja " ungkapnya. 
     Terpisah wisnu dari Lembaga Peduli Rakyat menyesalkan stitmen dari Komisi A "Sidak kog nunggu Jadwal" harus bila Sudah ada aduan dari warga segera harus nya action langsung dengar keluh kesah warga ,kan sudah jelas juga Jalan Kelas tiga tidak boleh di lalui Dump truck apa lagi tonase berlebihan .
     Dalam pantauan koran ini dilapangan pasca operasi gabungan, mereka tak kapok dengan operasi gabungan yang dilakukan oleh pihak Dishub Kabupaten dan Polresta Kota Kediri untuk menertiban surat serta tonase, mereka tetap beraktifitas denga tonase berlebih. (sendi/roy)

Share on Google Plus

About Redaksi Pojok Kiri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment