Setahun Jual Pil "Koplo", Kedua Pemuda Tak Berdaya Saat Diamankan Polres Lumajang.

Kasat Resnarkoba Polres Lumajang AKP Priyo Purwandito SH, saat diwawancarai diruang kerjanya (19/4).
Lumajang, Pojok Kiri,
Kesigapan Jajaran Satresnarkoba Polres Lumajang dalam mengungkap peredaran Narkoba diwilayah hukum Polres Lumajang terlebih selama Ops Sikat Narkoba Semeru 2018, terbukti sejumlah kasus Narkotika dan Obat-obatan terlarang dalam beberapa hari ini telah berhasil mengungkap dan menangkap kasus dan tersangka melebihi dari target yang telah diberlakukan.

Terakhir Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang, Rabu (18/4/2018), berhasil melakukan pengungkapan terhadap 2 (dua) Tersangka (TSK) peredaran obat farmasi tanpa dilengkapi rekomendasi ijin edar ditambah 4 Orang TSK hasil pengungkapan jajaran Resmob dan Satresnarkoba Polres Lumajang (Masih dalam Penyidikan).

"Kemarin jajaran kami berhasil mengungkap dua kasus peredaran Pil berlogo "Y" yang tanpa dilengkapi ijin edar dan ditambah 4 terlapor yang barusan diserahkan oleh jajaran resmob Polres Lumajang",Ujar Kasat Resnarkoba Polres Lumajang, AKP. Priyo Purwandito, SH., Kamis (19/4/2018).
kiri: DB dan HB pasca disidik petugas. 

Adapun dari kronologis pengungkapannya, Priyo, menjelaskan, bermula dari penangkapan salah seorang TSK yang berinisial DB (23) warga Dusun. Wringin Sari, Desa Dorogowok, Kec. Kunir, yang saat itu hendak bertransaksi Pil "Koplo" di TKP Cuci Mobil Agus Motor Jalan. Mahakam Kel. Jogotrunan Kec Lumajang.

"Terlapor pertama berhasil diamankan saat berada ditempat cucian motor diwilayah kecamatan kota",Tambahnya.

Dari tangan terlapor DB petugas berhasil mengamankan 75 butil pil berlogo "Y" tersebut yang dibungkus dalam wadah salah satu pembungkus rokok, dari hasil penyidikan pengembangan kasus mengarah kepada TSK lain yang berinisial HB (21) warga Dusun.Sumberkari Rt.005 Rw.003 Ds.Karanglo Kec.Kunir, dari tangan TSK petugas juga berhasil mengamankan barang bukti (BB), pil warna putih ini sebanyak 45 butir.

"Terlapor kedua, berhasil kami amankan di TOKO SETYA TEKHNIK"
Jalan.Mahakam Kel.Jogotrunan Kec. Lumajang",Tukasnya.

Dari hasil penyidikan dan instrogasi petugas terhadap kedua terlapor DB dan HD, keduanya sudah beroprasi berjualan Pil Koplo di sekitaran Kab. Lumajang sudah kurang lebih 1 Tahun, asapun yang menjadi sasarannya adalah para pengamen dan pemuda jalanan.

"Kedua Terlapor sekitar 1 tahunan beroprasi berjualan pil tersebut, dan mereka menjualnya dikangan pemuda jalanan dan para pengamen",Tambahnya.

dari perbuatannya para terlapor harus meringkuk dibalik jeruji besi sembari menanti putusan dari persidangannya, karena kedua Terlapor telah terbukti melanggar undang - undang RI Nomor 36 Tentang Kesehatan.

"Keduanya melanggar Pasal 197 Sub. 196 UURI No. 36 tahun 2009, tentang kesehatan, yang ancaman hukumannya lebih dari 10 tahun penjara",Pungkasnya. (bas).
Share on Google Plus

About pojokkiri lumajang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment