Rudi Memasang Masker Yang Ke 3 Kalinya Karena 2 Kali di Lepas Petugas


Saya tidak aksi di instasi terkait karena sudah saya lakukan dulu dulu, dan saya selalu di lempar-lempar, saya disini untuk meminta pertangung jawaban Bupati, sebagai Kepala Daerah

Magetan, Pojok Kiri – Rudi Setiawan Aktifis dari LE Suwastika selama melakukan aksi ketidak puasannya terkait pelaporannya mengenai Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3), sangking kesalnya untuk mendapatkan perhatian Pemerintah Kabupaten Magetan, dia akhirnya menutup hidung Patung Gubernur Suryo dengan masker.
Pertama aksi tersebut dilakukan pada hari Sabtu (7/4/2018) yang cukup menggegerkan kalangan masyarakat Magetan baik dari para pejabat yang ada di Pemerintah Kabupaten Magetan karena pemberitaannya lebih dari 10 media online yang ikut memberitakan.
Namun pada ke esokan harinya dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman melepas masker tersebut karena Patung Gubernur Suryo merupakan Pahlawan dan tak selayaknya untuk di jadi kan media aksi menurut pegawai yang ada di dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman tersebut inipun kami di perintah oleh bapak pimpinan,
Tapi pada hari itu Senin (9/4/2018) itu juga Rudi Setiawan dan kawan-kawan langsung memansang kembali masker tersebut, karena aksi ini merupakan wujud keprihatinan pada kondisi lingkungan hidup di Magetan yang bertahun tahun tercemar limbah B3, dan ketidak percayaan pada Pemerintah Kabupaten Magetan yang di rasa tidak pernah serius dalam upaya pengelolaan lingkungan, utamanya dari limbah B3 kalau bukan kami kita dan anda semua yang mengingatkan siapa lagi yang akan peduli ?
Lagi- lagi pada hari Selasa (10/4/2018) satu kompi Satpol PP melepas kembali masker yang dipasang di Patung Gubernur Suryo, namun pada Jam 15.00 WIB Rudi Setiawan bersama dengan teman-teman memasang kembali masker tersebut danng menurut Rudi akan di tunggui hingga sampai pagi hari takut ada yang melepas kembali.
“Pemasangan yang ketiga kalinya tersebut akan digelar sampai pagi nanti, yang sebelumnya masker dilepas oleh petugas Perkim, dan selanjutnya Satpol PP,”ucap Rudi kepada Pojok Kiri, Selasa (10/4/2018)
Lanjut Rudi, pemerintah yang sekarang adalah Pemerintah yang Brengsek, cuman menurunkan masker tanpa mau tahu siapa yang memasangnya di Patung Gubernur Suryo. “Setiap dilepas pasti akan kami pasangi masker lagi, apabila di lepas lagi oleh satpol PP, kita akan pasangi lagi jika di lepas, dan kita akan datangi satpol PP,"kata Rudi.
Saya tidak aksi di instasi terkait karena sudah saya lakukan dulu dulu, dan saya selalu di lempar-lempar, saya disini untuk meminta pertangung jawaban Bupati, sebagai Kepala Daerah.
Aksi juga di warnai dengan pemasangan tulisan Kontrofersi, PP Pecundang, perda yang mana? Aturanya mana? isi dari tulisan tersebut.
Bupati Magetan Sumantri melalui Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Magetan Wahyu Saptowati Budi Utami mengatakan, tanggapan Bupati Magetan terkait dengan polusi dialiran Kali Gandong ini perlu ada langkah - langkah yang diambil pemerintah.
“Pemerintah Kabupaten Magetan  sudah berusaha untuk mencari solusi terkait dengan polusi udara / bau  yang mencemari aliran Kali Gandong yang diduga berasal dari limbah melalui Dinas lingkungan hidup, misalnya dengan memperketat  pengawasan terkait IPAL,”ucap Wahyu kepada Pojok Kiri, Selasa (10/4/2018)
Lanjutnya, saat ini Pemerintah juga telah  berkordinasi dengan instansi atas sebagai penangung jawab pengelolaan perusahaan. Yang diduga sebagai penghasil limbah ini adalah milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dari upaya - upaya tersebut kita berharap agar bisa meminimalisir dampak limbah berupa bau yang sangat menganggu warga masyarakat di seputaran Kali Gandong tersebut sebelum ada solusi permerintah yang diharapkan mampu mengatasi masalah permasalahan ini
“Pemerintah juga berterima kasih untuk teman - teman aktivis lingkungan yang peduli akan hal tersebut kedepan akan kita dorong semuanya untuk bisa duduk bersama memecahkan permasalahn ini sehingga keputusan yang diambil nantinya tidak ada pihak - pihak yang dirugikan,”pungkas Wahyu, (Lak/Eko)
Share on Google Plus

About pojok kiri madiun raya

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment