Perda Sampah Perda Nomor 6 Tahun 2013 Diharapkan Bisa Berjalan, DLH Magetan Tambah 20 Armada Pengangkut Sampah


Pengadaan Kendaraan roda 3 Viar tersebut merupakan bantuan dari DAK pusat, pada angaran 2018 yang merupakan E-Purchasing melalui LKPP sebanyak 20 unit kedaraan Viar, melalui LKPP mendapatkan harga lebih terjangkau dibandingkan dengan harga umum, Jumat (6/4/2018)

Magetan Pojok Kiri - Sampah memang sudah menjadi hal yang tidak asing lagi bagi masyarakat. Persoalan mengenai sampah pun seringkali menjadi bahasan pemerintah serta warga. Persoalan sampah yang terus meningkat dapat berdampak pada kondisi lingkungan yang menjadi tidak kondusif lagi, serta pencemaran dan limbah yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Indonesia menduduki posisi kedua penyumbang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok, disusul oleh Filipina, Vietnam dan Sri Lanka, dan di Kabupaten Magetan kesadaran masyarakat akan perlunya pengelolaan sampah masih sangat kurang. Berbagai persoalan mulai dari membuang sampah tidak pada tempatnya, pemborosan dalam menggunakan sampah plastik, yang sulit diurai bakteri.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Agung Lewis melalui Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B III (Bahan Berbahaya dan Beracun) Marwidi mengatakan, Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup. “Kesadaran masyarakat menjadi hambatan tersendiri dalam pengelolaan sampah, padahal Sesuai ketentuan Perda nomor 6 tahun 2013, pasal 30 tentang pengelolaan sampah, larangan kepada setiap orang (pribadi) atau badan memasukan sampah dari luar daerah ke dalam wilayah daerah, yang menyebabkan pencemaran, membuang sampah tidak pada tempatnya, membuang sampah di sungai dan membuang air disembarang tempat,”jelasnya.
Lanjut Marwidi, tempat sampah sudah ditentukan dan disediakan meluputi, tempat sampah rumah tangga, tempat sampah fasilitas umum, tempat penampungan sampah sementara dan tempat pemrosesan akhir sampah. “Orang atau badan yang melangar hal tersebut akan dipidana sesuai ketentuan undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, akan dijerat dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah),”ucap Marwidi kepada Pojok Kiri, Jumat (6/4/2018)
Adanya peraturan yaitu untuk ditaati, apabila Perda telah dibuat, maka peraturan yang telah ditetapkan akan mengikat masyarakat. Jadi, apabila masih terdapat masyarakat yang sering membuat sampah sembarangan akan dikenakan sanksi. Sanksi diberikan agar masyarakat menjadi lebih sadar perlunya untuk menjaga kondisi lingkungan sekitar dengan baik demi kenyamanan bersama dan agar masyarakat menjadi jera untuk tidak membuang sampah sembarangan agar dapat meminimalisir persoalan sampah yang terus meningkat.
“Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan terus mengadakan sosialisasi. Sosialisasi mengenai Pengelolaan Lingkungan Hidup dilakukan di Media Cetak, media Online maupun lewat radio agar Perda Sampah bisa berjalan seperti yang diharapakan. Harapannya agar masyarakat sadar akan pentingnya lingkungan yang bersih terhindar dari sampah dan bisa mewujudkan Kabupataten yang bersih, aman, hijau, asri, rapi dan indah seperti slogannya yaitu Magetan Kumandang Yen Kabeh Podo Tumandang,”ujar Marwidi.
Makanya untuk meningkatkan kinerja para karyawan pengangkut sampah di Kabupaten Magetan  mengadakan Kendaraan Roda Tiga (DAK) dengan kegiatan Penyediaan prasarana dan sarana pengelolaaan persampahan  dengan merogoh kocek APBD sebesar Rp. 700.000.000,- (Tujuh ratus juta rupiah) melalui nomer rekening : 2.05.01.15.02 - 5.2.3.17.06 secara E-Purchasing, hari ini Jumat (6/4/2018) kita mendatangkan 20 unit kendaraan roda 3 Viar, belum lakukan serah terima karena masih dalam proses perakitan barang.
“Kendaraan roda 3 Viar tersebut merupakan bantuan dari DAK pusat, pada angaran 2018 yang merupakan E-Purchasing melalui LKPP berupa 20 unit kedaraan Viar, melalui LKPP kami mendapatkan harga lebih terjangkau dibandingkan dengan harga umum,”pungkas Mawardi.(Lak/G.Lih)


Share on Google Plus

About pojok kiri madiun raya

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment