Pengedar Okerbaya Pil Koplo, Tukang Las Kelurahan Kramat, ditangkap



 
Pengedar Okerbaya
Nganjuk, Pojok Kiri
     Nicodimos Arnaldo VPC alias Ambon (24) tukang las warga JI. Pandan II A/28 Lingkungan Jarakan Kelurahan Kramat Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, hari ini Minggu (8/4) harus menginap di ruang tahanan Polres Nganjuk.
     Dia dicokok Unit Opsnal Satreskoba Polres Nganjuk karena telah mengedarkan sediaan farmasi jenis pil dobel L tanpa izin, di warung wilayah Kelurahan Ringinanom, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Jumat (6/4) sekitar pukul 21.00 WIB.
     “Selain meringkus pelaku, kami juga mengamankan barang bukti berupa 255 butir pil dobel L,” kata Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk mendampingi AKP Sumadi Kasat Reskoba, Minggu (8/4) pagi.
     Diungkapkan, diringkusnya pelaku berawal saat petugas melakukan patroli rutin dan mengamankan 3 pemuda, salah satunya adalah pelaku. Waktu itu, ketiganya tengah pesta minuman keras (miras) di salah satu warung Kelurahan Ringinanom Kecamatan Nganjuk.
     “Salah satu pemuda berinisial RR saat kami geledah, kedapatan membawa barang bukti berupa delapan butir pil dobel L yang disimpan di saku celana. Dia mengaku mendapatkan pil dari pelaku,” jelas Trubus.
     Saat itu, lanjut Trubus, RR juga mengaku bahwa sebelumnya dia bersama temannya berinisial GD pernah membeli secara patungan berupa pil dobel L sebanyak 100 butir dengan harga Rp 120 ribu dari pelaku. “Pil tersebut masih sisa 50 butir yang disimpan oleh GD di bawah gapura dekat rumahnya,” imbuhnya.
     Tak menunggu lebih lama lagi, saat itu juga pelaku langsung diringkus petugas. Ketika dilakukan penggeledahan, petugas tidak menemukan sebutir pun pil koplo itu. “Akhirnya digeledahlah rumahnya dan didapati sebanyak 197 butir pil dobel L. Selanjutnya pelaku dan barangbukti dibawa ke mapolres,” pungkas Trubus. (roy)
Share on Google Plus

About Redaksi Pojok Kiri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment