Ops. Tumpas Narkoba Semeru 2018 TO Shabu, Tertangkap Edar Pil "Koplo"

DN (29) saat berada diruang penyidik
Lumajang, Pojok Kiri,
Menyikapi terkait banyaknya laporan tentang peredaran obat farmasi dikalangan pemuda dan pelajar terutama disekitaran Kec. Tempeh, jajaran Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan investigasi secara mendalam, dan terbukti setelah dirasa data sudah akurat, Unit Opsnal Satresnarkoba, Senin (16/4/2018), sekitar pukul 18.00 wib berhasil meringkus seorang pemuda berinisial DN (29), warga Dusun. Cerme Kulon, RT. 020, RW. 004, Desa Jatisari, Kec. Tempeh, ternyata Terlapor adalah Target Operasi (TO) Ops. Tumpas Narkoba Semeru 2018 terkait masalah penyalahgunaan Narkotika jenis Shabu, namun  pada saat  diamankan petugas Terlapor hanya kedapatan Ribuan Pil "Koplo" yang disimpan dijok Sepeda motor matic yang sedang dikendarainya.

"Sebenarnya Terlapor adalah TO penyalahgunaan Narkotika Shabu, namun saat penangkapan petugas hanya menemukan ribuan pil farmasi tanpa ijin edar",Ujar Kasat Resnarkoba Polres Lumajang, AKP. Priyo Purwandito, SH, melalui Paur Sub Bag Humas Polres Lumajang IPDA. Catur Budi Baskoro, Selasa (17/4/2018).

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Terlapor beserta Barang Bukti (BB) Ribuan Pil farmasi berlogo "Y", digelandang ke Mapolres Lumajang, dan untuk memastikan kandungan Pil yang menjadi BB, petugas langsung mengirim ke Lab Forensik di Mapolda Jatim.

"Terlapor dan sejumlah BB yang sudah diamankan petugas langsung dilakukan penyidikan",Tegasnya.

Lanjutnya, Petugas terus mendalami dan terus bakal mengembangkan kasus tersebut, dari hasil penyidikan sementara Terlapor melanggar UU RI No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

"Terlapor melanggar Pasal 197 Sub. 196 UURI No. 36 tahun 2009, tentang Kesehatan. dengan ancaman maksimal hukuman 15 tahun penjara",Pungkasnya. (bas).
Share on Google Plus

About pojokkiri lumajang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment