Oknum BPN Kediri, lakukan pungli sejak puluhan tahun



 
Ormas Pekat IB Kediri bersama wartawan
Kediri Pojok Kiri
     Ormas Pekat IB Kediri Buka Laporan Aduan Masyarakat terkait tindakan yang dilakukan oleh Oknum Pegawai ATR/BPN ( Agraria Tata Ruang /Badan Pertanahan Negara ) Kabupaten Kediri  diamana yang sebelum sebelumnya sudah di beritakan banyak korban yang memberikan Aduan Kepada Ormas Pekat IB Kediri, Senin ( 16/4/18).
     Hal senada disampaikan oleh Roy kurnia irawan ORMAS Pekat IB Kediri, hari ini kita terima laporan korban dan pengumpulan saksi saksi dan bukti bukti terkait kasus yang dilakukan oleh oknum ATR/BPN (Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Negara) Kabupaten Kediri untuk membuka Posko aduan.
     Terkait Oknum BPN yang bermain kami minta aparat diatasnya bertindak tegas kalo perlu sangsi pemecatan dilakukan dan kita akan lakukan laporan terkait dugaan tindak pidana atau pun tindak pidana korupsinya.
     Langkah kita buka posko pengaduan masyarakat terkait pungli oleh pihak BPN secepatnya kemungkinan 2 hari, untuk lokasi kita sudah ada.
     Teman teman sudah lakukan investigasi sudah memperoleh Data data yang kongkrit dan secepatnya segera kita bahas dengan Time advokasi yang mana disini dipimpin oleh bapak akhson .ucap roy
     Terpisah Akhsonul Huda SH " menyikapi Terkait bermunculannya aduan masyarakat yang mengadu kepada saya tentang adanya kegiatan pungli yg dilakukan oleh oknum pegawai ATR/BPN Kab Kediri.
     Hingga saat ini saya terus menunggu aduan" yang bermunculan dengan ada nya kabar itu saya selaku Kuasa Hukum dari salah satu korban membuka Posko pengaduan, bila mana ada korban yang lain kami mempersilahkan untuk mengadu kepada kami.
     Yang mana nanti saya akan melaporkan tindakan oknum teraebut kepada Tim Saber Pungli bahkan Nanti Saya juga akan menyurati KPK terkait permasalahan ini.
     Udin yang saudara KS salah satu Korban pungli Oknum ATR/BPN melaporkan yang dialami saudara KS warga tarokan kepada Ormas Pekat IB kediri.
     Benar kalau waktu itu pengambilan berkas kepengurusan sertifikat saudara saya waktu itu dimintai biaya 50 juta yang disampaikan puji waktu itu yang mewakili Saudari ED oknum Pegawai ATR BPN/Kabupaten kediri dirasa keberatan meminta saudara saya untuk mengambil berkas yang sempat ditahan saudari Ed Karna harus mengeluarkan uang 50 juta,"uang dari mana sebesar itu saya datangi saudara ED dengan akhirnya sertifikat dikasihkan tanpa mengeluarkan bisa tersebut" pungkasnya. (sendi/roy)


Share on Google Plus

About Redaksi Pojok Kiri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment