Maksut Hati Menggoda Waria, Pemancing Ikan Jadi Korban Pembacokan Hingga Tangan Putus.

Korban saat ditangani medis
Lumajang, Pojok Kiri, 
Sungguh naas nasib yang dialami Rohim (20) warga Dusun. Benel , Rt.14, Rw. 03 , Desa Kedawung , kec. Padang, Minggu (8/4/2018) dini hari sekitar pukul 3.00 wib, yang waktu itu sedang memancing ikan disungai kecil bersama beberapa temannya disepanjang Jalan Brigjen Slamet Riyadi atau yang dikenal dengan sebutan "embong kembar", harus roboh bersimbah darah karena sabetan celurit sekelompok orang tak dikenal.

Berikut pemaparan kronologis yang disampaikan oleh Paur Subbag Humas Polres Lumajang, IPDA Catur Budi Baskoro, yang dihimpun dari keterangan korban dan sejumlah saksi,  yang dihubungi via cellularnya, Selasa (10/4/2018), Bermula Korban (Rohim-red) bersama sejumlah rekannya sedang asyik mancing, lalu lewatlah sekelompok Waria yang melenggang genit dijalan tersebut, bersamaan itu pula melaju 3 unit sepeda motor yang dikemudikan oleh sejumlah orang tak dikenal dengan memainkan gas motornya, kemungkinan untuk menarik perhatian terhadap para Waria yang sedang berjalan tersebut, sontak para Waria tersebut kaget dan berteriak seakan mengolok para pengendara motor yang memainkan gas motor tersebut.

"Kemungkinan para waria tersebut kaget setelah mendengar suara gas motor yang dimainkan para pelaku saat melewati sekelompok waria tersebut",Paparnya.

Setelah beberapa meter mendahului sekelompok waria, para pelaku penggoda waria dengan tarikan gas motornya tersebut, memutar arah laju motornya kembali, mengetahui hal tersebut para waria ini setengah berlari menyebrang jalan, sehingga para pemotor yang memutar balik laju arahnya langsung berhenti di tempat Rohim Cs memancing, dari sanalah salah seorang pemotor langsung mengeluarkan sebilah celurit dari balik bajunya dan menyabetkan ke arah Rohim dengan membabi buta.

"Pelaku langsung menyerang korban tanpa basa basi, akibat sabetan celurit pelaku, korban mengalami luka di bagian wajah, kepala, dan pergelangan tangan kirinya putus",Terangnya.

Setelah puas membantai korbannya, para pelaku yang masih dalam perburuan petugas ini, langsung kabur dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara korban oleh warga yang melintas dan sejumlah temannya langsung dilarikan ke IGD RSU dr Haryoto untuk dilakukan pertolongan secara medis.

"Kami dari pihak Kepolisin masih terus melakukan perburuan terhadap para pelaku, segala petunjuk dan saksi masih terus kita gali, dan kasus ini telah menjadi atensi pihak yang berwajib untuk melakukan pengungkapan, karena pengungkapan ini akan menghapus image buruk tentang Kab. Lumajang",Pungkasnya. (bas).
Share on Google Plus

About pojokkiri lumajang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment