Gara-Gara Harta Warisan, Pria Ini Bacok Saudara Sepupunya Menggunakan Pedang

pelaku diamankan petugas

Bojonegoro,Pojok Kiri-- PL (36) warga Desa Pejok, Kecamatan Kedungadem berhasil diamankan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kedungadem.Karena telah terbukti melakukan  tindak pidana penganiayaan terhadap korban Mustari (53), yang masih sepupu dari istri pelaku, yang tinggal tidak jauh dari rumah pelaku, akibatnya
korban kini mengalami luka berat.
Sedangkan pelaku langsung diamankan saat berada di rumahnya dan saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kedungadem, guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Kedungadem, AKP Subakir, saat dikonfirmasi awak media membenarkan peristiwa tersebut.Menurut Kapolsek awal mula penganiayaan berawal  pada Senin tanggal  09/04/2018 sekitar pukul 12.30 WIB, korban sedang berada di rumahnya melihat televisi. Tiba-tiba datang pelaku dan langsung masuk rumah korban melalui pintu depan dengan membawa senjata tajam jenis pedang.

“Pelaku langsung mengayunkan pedangnya berkali-kali ke arah tubuh korban, sehingga korban berusaha menghindar dan menangkis dengan tangan, yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya,” jelas Kapolsek.

Mengetahui kejadian tersebut, para tetangga segera datang dan saat para tetangga datang, pelaku kembali pulang ke rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban. Saat itu para tetangga membiarkan pelaku pulang ke rumahnya karena pelaku masih membawa pedangnya dan karena para tetanggga khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga peristiwa tersebut segera dilaporkan ke perangkat desa setempat dan ke Polsek Kedungadem.

“Korban oleh para tetangga segera dibawa ke Puskesmas Kedungadem dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Sumberrejo untuk penanganan medis yang lebih intensif,” lanjut Kapolsek.

Kapolsek manambahkan, setelah pihaknya menerima laporan, petugas segera datang ke lokasi kejadian, guna melakukan olah TKP dan mengamankan pelaku, namun saat petugas datang, pelaku tidak langsung mau meyerahkan diri, sehingga petugas sempat melakukan negosiasi dengan pelaku.

“Setelah dilakukan negosiasi, pelaku akhirnya dapat diamankan petugas yang selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Mapolsek Kedungadem, untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Kapolsek.
Kapolsek, menambahkan  berdasarkan keterangan saksi-saksi, modus pelaku hingga melakukan penganiayaan terhadap korban tersebut diduga karena kurang puas terkait pembagian warisan dari kakek istri pelaku, yang masih sepupu korban

“Diduga akibat pembagian warisan, sehingga pelaku gelap mata dan melakukan penganiayaan tersebut,” imbuh Kapolsek.
Atas perbuatannya, oleh penyidik , pelaku disangka telah melanggar Pasal 351 ayat (2) tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.
“Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun,” pungkasnya.(ndo)
Share on Google Plus

About Pojok kiri Online

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment