Edarkan Pil Koplo dari Bandar Jawa Tengah, Pemuda asal Bulakombo di Ringkus

Tersangka saat diglendeng Petugas Satreskoba Polres Ngawi

Ngawi, Pojok Kiri.- Sebut saja Genjot, pemuda berinisial LO (22) warga dusun Bulakombo Rt 002 desa Banyuasin kecamatan Karanganyar kabupaten Ngawi ini harus berurusan dengan Satresnarkoba Polres Ngawi lantaran tertangkap tangan saat akan melakukan transaksi pil koplo (Trihexyphenidy/holi), di depan SPBU desa Gendingan kecamatan Widodaren kabupaten Ngawi.

Selama satu tahun Genjot menjalankan bisnis pil setan ini dengan modus transaksi yang selalu berubah-ubah, ia berkomunikasi dengan bandar melaui telephone kemudian dengan perantara kurir ia bertemu disuatu tempat untuk melakukan transaksi kemudian setelah ia dapat menemukan pil setan yang disembunyikan di tempat yang telah disepakati barulah ia melakukan pembayaran.

Hingga pada akhirnya pemuda desa ini diamankan petugas dari Satreskoba Polres Ngawi beberapa waktu lalu, dari ditangan Genjot polisi berhasil menyita satu bungkus rokok Dunhill warna hitam yang didalamnya berisi ratusan pil koplo merek Trihexyphenidyl dengan logo Double LL  yang bakal diedarkan ke konsumen di wilayah Ngawi dan sekitarnya.

Kepada petugatsdari Satreskoba Polres Ngawi Genjot mengaku kalau semua pil setan yang ia dapat selama ini berasal dari seorang bandar besar yang berada di wilayah Jawa Tengah dan selama ini ia hanya melayani konsumen yang telah ia kenal saja.

Kasat Resnarkoba Polres Ngawi AKP Moch. Mukid S.H. dihadapan wartawan menjelaskan, saat di tangkap petugas, Genjot kendapatan membawa 80 (delapan puluh) butir pil koplo warna putih dengan logo Double LL yang dikemas kedalam 10 plastik klip warna putih dan 2 (dua) strip berisi 40 (empat puluh) butih pil koplo jenisTrihexyphenidy/Holi, semua pil setan tersebut diduga akan diedarkan ke konsumen yang menurut pengakuan Genjot adalah pelanggan setianya.

“Setelah kami lidik ternyata LO ini berkaitan dengan penangkapan pengedar beberapa minggu lalu kami amankan dan dari pengembangan LO ini juga merupakan pengedar di wilayah Ngawi, makanya kami beserta anggota Satresnarkoba Polres Ngawi melakukan lidik, penajaman, undercover untuk mengendus keberadaan LO,” Jelas AKP Moch. Mukid S.H. Kamis (29/3/18).

“Dari pengakuanya LO baru setahun menjalankan bisnis pil setan ini dan mendapatkan semua barang dari Daerah Jawa Tengah dan konsumenya rata-rata pria dewasa bukan anak-anak pelajar. Untuk mengungkap jaringan ini kita melakukan koordinasi lintas daerah dengan aparat kepolisian di wilayah Jawa Tengah,” beber AKP Moch. Mukid S.H.

Mengingat usia Genjot masih tergolong muda AKP Moch. Mukid S.H. berharap setelah selesai menjalani hukuman yang bersangkutan dapat kembali sadar ke jalan yang benar dan berkumpul bersama keluarganya dan masyarakat. (fdy)


Share on Google Plus

About pojok kiri madiun raya

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment