Warga Kecamatan Tanjung anom Cinta damai beri himbauan, Aksi Kepung, Borobudur Merusak Kedamaian



Aksi Damai Warga Kecamatan Tanjunganom, cinta damai


Nganjuk, Pojok Kiri
     Polsek Warujayeng, Polres Nganjuk, menerima himbauan sebagai warga Kecamatan Tanjunganom yang cinta damai mempertanyakan korelasi antara aksi solidaritas Genosida Rohingya dengan mengepung Borobudur.
     Fadli perwakilan dari warga yang cinta damai ketika di temui wartawan, Kemarin Kamis (07/9), mengatakan, Candi Borobudur tidak memiliki kesalahan apa pun terhadap persekusi yang dilakukan pemerintah Myanmar oleh etnis Rohingya.
     "Apa salahnya Borobudur? Saya kira tidak tepatlah karena tidak ada urusannya sama Borobudur," ujar dia saat ditemui di depan Mapolsek Warujayeng.
     Fadli menyayangkan rencana aksi pengepungan Borobudur tersebut. Terlebih, lanjut dia, Borobudur merupakan bagunan dari karya seni bangsa Indonesia. Karena itu, lanjut dia, sebaiknya aksi dilakukan di tempat lainnya.
     "(Lebih tepat) Ditunjukkan kepada pemerintahan atau pihak lain. Saya kira itu lebih tepat (pemindahan tempat, Red) ketimbang di Borobudur karena apa urusannya dengan Borobudur," kata dia.
     Sebelumnya, beberapa informasi diterima wartawan sejumlah ormas berencana menggelar demonstrasi Aksi Bela Muslim Rohingya dalam bentuk Gerakan Sejuta Umat Muslim Mengepung Candi Borobudur pada 8 September 2017 mendatang. Aksi tersebut digelar untuk mendesak penyelesaian konflik Rohingya di Myanmar. (roy)




Share on Google Plus

About Redaksi Pojok Kiri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment