Beri Hak Jawab pada Moch.Iskak, Kabiro Kediri, Tak Akan Minta Maaf




Iskak warga desa pisang, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk

·         Ketua AJI Kediri, wartawan dilapangan sudah menerapkan asas Jurnalistik


Nganjuk, Pojok Kiri
     Karena mengkritik kegiatan moch iskak di Galian C milik Arisandi, pihak Moch Iskak melakukan hak jawab pada wartawan Harian “ Pojok Kiri “ dengan tuduhan melakukan tindakan pencemaran nama baik. 
     Sebagai seorang mantan Napi kasus Penipuan, Moch Iskak seharusnya bangga dapat kerja di galian milik orang juga mantan wartawan yang hanya bisa beli halaman di Media tapi Gak Bisa menulis Berita yang benar, ini yang sangat di sayangkan oleh pihak Kabiro Kediri.  
     Surat yang dikirimkan melalui Kantor Harian “ Pojok Kiri “ di surabaya tentunya salah alamat, seharusnya dikirimkan melalui Biro Kediri terlebih dahulu lalu tembusan dikirimkan ke surabaya, tentu benar, inilah mantan wartawan yang hanya bisa beli halaman di Koran tapi alur jalannya prosedur Koran yang salah.
     Pemberitaan yang ditayangkan di Koran Harian “ Pojok Kiri “ sudah melalui proses Investigasi dan bukti berupa foto dilapangan yang dapat dipertanggunga jawabkan, selama wartawan tersebut tidak copy paste, kabiro sebagai penentu terakhir pengiriman berita ke surabaya sudah memenuhi kebijakan nara sumber.
     Sangat disayangkan oleh Kabiro Kediri, selama pemberitaan yang kesekian kalinya moch iskak hanya memberikan sms yang menghina secara personal ( bukti terlampir ) namun adanya dialog yang baik belum pernah terlontar dari moch iskak, bahkan jawaban sangat jauh dari perkiraan, dengan menyebut ancaman dari wartawan Harian “ Pojok Kiri “.
     “ Saya sangat menyayangkan dengan moch iskak, yang katanya dapat ancaman, meminta 2 juta untuk kantor redaksi Surabaya yang katanya diperintah, yang katanya dikejar setoran, yang jelas kabiro meminta bukti terkait ancaman tersebut, “ ungkap kabiro Kediri, pada wartawan, kemarin, Kamis, (07/9).
     Hak jawab moch iskak pada harian “ Pojok Kiri “ tetap terus di muat dengan tidak melihat waktu, kaidah jurnalistik sudah di terapkan dengan resiko tinggi di lapangan.
     Menurut Kabiro Kediri mengklaim telah mengikuti kaidah jurnalistik dalam penayangan berita dengan nara sumber, bahkan, saat mediasi, Menambahkan menurut Ketua Aji Kediri, Afnan Bagio ketika duhubungi wartawan di proyek galian c dengan situasi alam berdebu, angin yang beresiko tinggi, telah menerapkan asas jurnalistik yang telah di lakukan oleh wartawan dilapangan.
     Moch iskak, dipersilahkan mengklarifikasi dengan hak jawab tersebut apabila tidak ada hak jawab kembali melalui Biro Kediri akan di tayangkan selama mungkin. (saipul/roy)

Share on Google Plus

About Redaksi Pojok Kiri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment