Banyak Kontraktor Nakal Susutkan Bahan Material, Konsultan Harus Tegas di Lapangan

Salah satu contoh Proyek di Genilangit-Poncol Magetan oleh CV Eka Daya.

Magetan, Pojok kiri – Pemerintah Kabupaten Magetan dalam mewujudkan pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat. Pembangunan sarana dan prasarana tersebut diantaranya adalah berbagai macam bangunan gedung, jalan, bendungan, jembatan, dan irigasi serta masih banyak jenis sarana dan prasarana yang telah atau sedang adan akan terus diupayakan pembangunannya.
Di Kabupaten Magetan dalam hal tersebut diatas sangat getol untuk mengupayakan semaksimal mungkin untuk mewujudskannya, namun akhir-akhir ini banyak sekali kenakalan dan kecurangan yang yang terjadi dilapangan, yang berujung pembongkaran proyek oleh para konsultan pengawas.
Ditempat yang berbeda Agus Pujiono anggota aktifis Laskar Merah Putih Markas Cabang Magetan mengatakan, saya sangat mengapresiasi kinerja beberapa konsultan pengawas yang tegas dalam fungsi pengawasanya. Pembokaran – pembokaran proyek yang terjadi di Magetan menurut saya itu terlambat, mestinya sebelum terjadi kesalahan, konsultan pengawas sudah memberikan teguran atau larangan agar tidak ada pihak yang di rugikan.
“Kalau kita amati fungsi kontrol dari jurnalis saat ini sangat bagus, kesalahan-kesalahan fatal yang dilakukan rekanan pemerintah dapat terantisipasi dengan adanya kontrol dari media-media yang selalu ikut serta dalam mengawasi dan mengkonfirmasikan pembangunan di Magetan,”terang Agus Kepada Pojok Kiri, Kamis (7/9/2017).
Jujur kalau kita lihat ini sebuah sebab akibat, coba kita tengok pemberitaan- pemberitaan sebelumnya turunya fantastis, contohnya pada lelang peningkatan jalam Ngariboyo-Taman Arum dibawah Satuan Kerja (satker) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2017 ini. Proyek dengan HPS Rp. 909.938.000, tersebut terlelang dengan harga Rp. 577.699.000 artinya pihak kontraktor berani menurunkan harga sampai 39,92% dari HPS.
“Hal tersebut tentunya pantas kita punya asumsi-asumsi negatif apakah nantinya proyek tersebut benar-benar dapat dikerjakan dengan maksimal, atau adakah perencanaan yang memang di sengaja di buat tinggi dan mungkin asumsi-asumsi lainya. semoga saja asumsi-asumsi tersebut salah dan pembangunan di Magetan ini berjalan dengan baik sesuai dengan regulasi yang ada dan berjala dengan lancar,”harapnya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan Ir. Hergunadi melalui Kepala Bidang Sumberdaya Air Yuli K Iswahyudi yang didampingi PPTK Eko Winarto mengatakan, untuk pemberitaan proyek bodong di magetan yang kususnya dari dinas PUPR sebenarnya kami sudah mengingatkan para Kontraktor pelaksana dan ketepatan kami juga sudah dibantu oleh Konsultan Pengawas kepada Pojok Kiri, Kamis (7/9/2017)

“Sedangkan untuk proyek di bidang pengairan jelas kami melarang material Pasir di ganti dengan tras, artinya apa bila konsultan tidak mengingatkan kami selaku PPTK dan Kepala bidang akan membongkar sendiri proyek tersebut,”pungkas Eko. (Lak)
Share on Google Plus

About pojok kiri madiun raya

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment