Tertutup Materialan Proyek Tangkis Sungai, Mata Pencaharian 50 KK Warga Setail ‘Terbunuh’

Aktivitas warga Desa Setail, mencari pasir untuk menghidupi keluarganya. (dra)

Banyuwangi, Pojok Kiri- Puluhan tahun mengais rejeki, mengandalkan pekerjaan satu satunya mengambil pasir sungai dan memecah batu, di pinggiran Sungai Setail sekitar Bendungan DAM Jembatan Gantung. Sedikitnya 50 Kepala Keluarga (KK) warga RT.01/02 Dusun Jalen Desa Setail Kecamatan Genteng, kini terancam ‘terbunuh’ mata pencaharian mereka.

Pasalnya, droping material batu dan rancangan besi untuk proyek plengsengan atau tangkis di sekitar sungai, menutup jalan akses angkut materialan pasir dan batu warga sekitar. Bahkan timbunan material tersebut, menutup tempat warga bekerja.

Kepada Pojok Kiri, warga mengaku akses jalan setapak yang turun dari pemukiman warga tertutup materialan proyek tersebut. Padahal, kehidupan warga sekitar bergantung pada penghasilan mengambil pasir dan memcah batu di kawasan tersebut.

Namun, setelah bahan material proyek tangkis sungai dari Dinas Pengairan Balai Besar Brantas Propinsi Jawa Timur itu diturunkan. Warga hanya bisa menyaksikan dan meratapi nasibnya itu. Bahkan, mereka sengaja tak diberi akses jalan.

"Pekerjaan kami sudah turun temurun, sejak tahun 1950 silam. Jika ini ditutup bagaimana nasib kami mas?,” ujar Tolib, warga setempat, Jumat (28/07/2017). (dra/ lah)
Share on Google Plus

About Pojok kiri Online

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment