Puluhan Warga Desa Sambiroto Bojonegoro Belum Terima Kompensasi Dari JOB-PPEJ


Bojonegoro, pojok kiri - Puluhan warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro hingga saat ini belum menerima kompensasi dari Joint Operating Body-Pertamina Petrochina East Java (JOB-PPEJ). Warga yang belum menerima kompensasi itu korban dari kebocoran gas ketika JOB PPEJ melakukan perawatan sumur di Pad A Lapangan Sukowati, Desa Campurejo, Kecamatan Kota Bojonegoro (10/07/2017) yang lalu. Puluhan warga kecewa dengan sikap JOB PPEJ karena belum memberikan kompensasi dampak dari kebocoran gas.
Kasiyati salah satu warga korban keracunan gas, asal Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas mengatakan, paska kebocoran gas beberapa waktu lalu hingga saat ini pihak JOB-PPEJ belum ada etika baik untuk melaksanakan tanggung jawabnya. Selama ini warga Sambiroto sangat jarang sekali mendapatkan kompensasi dari JOB-PPEJ. Padahal warga setempat dinilai sering mengalami keracunan dari aktivitas pengeboran ataupun perawatan sumur. Kasiyati mengungkapkan bantuan hanya diberikan sekali ketika pihak DPRD kabupaten Bojonegoro mendesak JOB-PPEJ bersama SKK Migas untuk memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak.
"Sampai saat ini warga sambiroto yang keracunan gas beberapa waktu lalu belum mendapatkan kompensasi dari JOB-PPEJ. Padahal warga sering keracunan, bantuan cuma sekali ketika DPRD mendesak JOB untuk memberikan kompensasi," katanya, Minggu (28/07/2017).
Hingga saat ini warga Desa Sambiroto yang terdampak kebocoran gas khususnya RT 09 sampai RT 11, RW 02 masih menunggu kompensasi dari pihak JOB-PPEJ. Jika pihak JOB-PPEJ tetap tidak memberikan kompensasi, warga menilai jika JOB-PPEJ lepas dari tanggung jawab. Paska kejadian kebocoran gas beberapa waktu lalu, sampai saat ini warga masih merasa trauma dan khawatir jika kembali terjadi kebocoran gas. Sebab, gas yang bocor itu mengakibatkan warga mual, muntah bahkan pingsan karena sangat beracun.
"Kalau tidak diberi kompensasi berarti itu kan lepas tanggung jawab. Kami masih menunggu pemberian kompensasi dan warga sini trauma dan khawatir jika kembali terjadi kebocoran gas," keluh warga.
Sebelumnya, warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas Bojonegoro mengalami keracunan gas yang berasal dari perawatan JOB-PPEJ, Senin (10/07/2017) yang lalu. Akibat kebocoran itu, sebanyak 29 orang dari RT 09 sampai RT 11, RW 02 mengalami mual, muntah dan pingsan. Bahkan, dari 29 orang, 1 orang dilarikan ke rumah sakit karena pingsan. Saat kejadian kebocoran gas, warga mencium bau menyengat seperti telur busuk, bahkan bau tersebut lebih parah dibanding kebocoran gas sebelumnya. (Luh)

Share on Google Plus

About pojok kiri madiun raya

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment