Pemkab Lumajang Tak Berdaya, Menyikapi Maraknya Perusahaan Ritel Bodong

Salah satu Alfamidi di Kabupaten Lumajang
Lumajang, Pojok Kiri - Ada sekitar 8 unit pasar modern di Kab. Lumajang yang tersebar ditiap desa dan kecamatan dan diduga belum mengantongi ijin, 3 diantaranya adalah Alfamidi, namun ke 8 perusahaan ritel yang bakal menggeser pangsa pasar dari Pasar tradisional ini terus beroprasi meskipun pihak perusahaan tak mengantongi ijin.

Tentunya Hal ini menjadi kajian dan sorotan dari berbagai elemen masyarakat, pasalnya dengan tidak mengantongi ijin beroprasi, jelas tidak Ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk ke kas Daerah dan ini bisa diartikan pemerintah tidak bisa maksimal dalam penyerapan PAD.

"Jelas sekali pemerintah daerah disini tidak maksimal membaca situasi pendapatan asli daerahnya. Kami berharap Pemda kabupaten Lumajang harus segera menertibkan dan harus  berani memberikan sanksi tegas kepada perusahaan ritel yang beroperasi tanpa mengantongi ijin administratif di daerah ini". Kecam, Iqbal Zamzami, SH. Salah satu Aktivis muda yang aktif di berbagai lembaga kemanusian dan juga dalam waktu dekat bakal dideklarasi sebagai Sekjen GANN Kab. Lumajang.Jumat (28/7).

Masih menurut Iqbal, Pemerintah Daerah yang tegas menjadi tolak ukur terhadap kemajuan daerah itu sendiri, karena pihaknya berpendapat dari ketegasan sebuah pemerintah daerah, setidaknya dapat meminimalisir kebocoran PAD.

"Dalam UU Otonomi Daerah sudah jelas bahwa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertugas sebagai penegak Perda dibawah komando Kepala Daerah melalui Sekertaris Daerah"Tegasnya.

Sementara pihak Legal Officer Alfamidi Dwi Jo saat dikomunikasikan terkait dasar yang menjadikan perusahaan ritel ini tetap beroprasi meskipun masih belum mengantongi perijinannya.

"Maaf ini bukan kapasitas saya untuk menjawab".Pungkasnya.(Bas).
Share on Google Plus

About Pojok kiri Online

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment