Pelaku Penipuan jual beli lahan tebu terancam Pasal berlapis





Kediri, Pojok Kiri
     Samuri bin Alm Samilan (66) Seorang Petani Warga Rt 014 Rw 01 Dusun Tangkilan Lor Desa Padangan Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri terpaksa harus berurusan dengan Pihak Unit Reskrim Polsek Pagu Polres Kediri dan bakal terancam dengan Pasal berlapis lantaran Pelaku dengan sengaja terbuti telah melakukan penipuan,yakni menjual lahan tebu yang bukan miliknya kepada Orang lain
     Menurut Kapolsek Pagu Polres Kediri AKP Bowo Wicaksono mengatakan, kejadian tersebut berawal pada hari Senin tanggal 15 Mei  2017, sekira Pukul 13,00 Wib, yakni Korban Dodi Hartono (40) Warga Dusun Karyabakti, Kecamatan tiron Kabupaten Madiun dan temannya Atin Joko Hendriantoro (32) Warga Ds Tanon Kecamatan Papar Kabupaten Kediri bertemu dengan Samuri Bin Saeman dilokasi tanaman tebu yg diakui milik anak Pelaku 
     Kemudian Pelaku  menawarkan kepada korban lahan tersebut dengan harga Rp. 30.000.000.- ( tiga puluh juta rupiah ), dimana oleh korban tanaman tebu tersebut dibeli dengan uang tunai sesuai harga diatas dan uang tersebut  diterima langsung oleh Pelaku. 
     Selanjutnya sampai pada hari Rabu tanggal 12 Juli 2017, pukul 08.30 wib, korban di beritahu oleh Antin Joko Hedriantoro dan Narto (50) Warga Desa Sitimerto Kecamatan Pagu Kediri yang pada saat itu keduanya melakukan  pengecekan terhadap tebu yang Suda dibeli Korban namun saat Korban di lokasi lahan tebu tersebut ternyata tebu sudah ditebang oleh orang lain 
     Menangetahui hal itu dan Korban sendiri merasa tertipu ternyata lahan tebu tersebut milik orang lain alias bukan milik Pelaku dan pelaku di anggap tidak ada pertanggung jawaban maka korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pagu," Ujar AKP Bowo (Selasa 25/07/2017)
     Hal senada juga di sampaikan Kasubag Humas Polres Kediri AKP Muklason, Pelaku sudah kita amankan di Mako Polsek Pagu tidak hanya itu untuk mempertanggung Jawabkan perbuatanya Pelaku Kami Jerat dengan Pasal 378 Jo Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan," Jelas AKP Muklason Kepada koran ini. 
    Sementara untuk “Proses Penyelidikan dan guna Proses Hukum lebih lanjut 1 lembar Kwitansi bukti barang bukti Penipuan kita amankan," pungkasnya. (sendi/roy)
Share on Google Plus

About Redaksi Pojok Kiri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment