Operasi Narkoba, Temukan KTA Partai dan Tiga Positif Narkoba

Novita, pasangan selingkuh positif Narkoba diperiksa petugas

SURABAYA, POJOK KIRI -  Satres Narkoba Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan Garnisun dan Sapol PP Kota Surabaya menggelar Razia home stay dan rumah kos mewah yang diduga sering kali digunakan untuk pesta narkoba, Kamis (26/7/2017) sore. Alhasil, Seorang wanita pekerja di tempat hiburan malam (purel) dan pasangan bukan suami istri diamankan lantaran terindikasi positif pakai narkoba.

Tiga orang yang teridikasi positif narkoba, yakni Ria Suciah (20), asal Ciledug Pamulang, Indramayu, Jawa Barat, Novitasari Rahma Sistianik (26), Simorukun 8/29, Simomulyo, Sukomanunggal Surabaya dan Syukur (41),  asal Jalan Bromo Bangkalan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, penghuni dilakukan tes urine yang dilakukan petugas Bidokes Polrestabes Surabaya. Hasilnya, Ria yang menempati kamar di lantai tiga terindikasi positif narkoba atau obat-obatan terlarang. Sedangkan penghuni lainnya, tes urine-nya negatif. Selanjutnya, Ria yang merupakan purel di salah satu tempat hiburan di Surabaya dibawa ke Mapolretabes guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Syukur, salah satu pembawa KTA Partai yang juga positif Narkoba
Dari Dukuh Kupang Barat, tim gabungan melanjutkan razia di homstay dan kos mewah di Jl Sriwijaya Surabaya. Di tempat ini, petugas pun merazia semua kamar dari lantai satu sampai empat. Ketika mmasuk ke kamar B7 lantai 2, petugas mendapati pasangan pria dan wanita bukan suami istri. Mereka itu Novitasari dan Syukur.
Salah satu kamar kos dihuni Novitasari Rahma Sistianik dengan pasangannya Syukur dalam kondisi terkunci dari dalam kamar, petugas harus berulangkali  mengetuk pintu dulu hingga pada akhirnya dibuka.  Begitu pintu dibuka, petugas langsung melakukan pemeriksaan ke semua sudut kamar mulai dari isi lemari, tas dan kamar mandi.

Dan saat petugas meminta Novitasari mengeluarkan semua isi dalam tas yang tersimpan di lemari, petugas menemukan sebuah kartu anggota partai politik Hanura. Namun saat ditanya, Novitasari mengaku kalau itu bukan miliknya. Karena mencurigakan, petugas mengambil urine kedua pasangan itu. Hasilnya, keduanya teridikasi positif narkoba.

 “Ini milik dia (Syukur,red), saya ini hanya SPG rokok pak,” aku Novi.

Wakasat Reserse Narkoba, Kompol Anton Prasetyo mengatakan razia ini dilakukan sebagai antisipasi peredaran narkoba di apartemen, homestay dan kos. Pihaknya melakukan razia di dua tempat kos dan homestay di Surabaya.  "Kami mendapatkan tiga orang yang diduga positif pakai narkoba. Sementara ini akan dalami dan diamankan ke Mapolretabes. Tiga orang itu, satu pasangan bukan suami istri," kata Anton, Rabu (26/7/2017), dilokasi kejadian.

Dari hasil tes urine, kata Anton, urine ketiga orang yang diamankan ini diduga mengandung  zat amfetamin, metamfetamin dan bensoid. Terkait penemuan KTA partai Hanura, Anton masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut lagi. “kami akan melakukan penyelidikan terkait KTA tersebut, itu benar anggota partai, atau hanya menyimpan saja. (Jem)
Share on Google Plus

About Pojok kiri Online

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment