Kadishub Nganjuk, Nur Solekan tetep tantang Bupati Nganjuk, tentang Dump truk masuk


Dump truk masuk kota nganjuk


Nganjuk, Pojok Kiri
     Jalan Dermojoyo dan jalan Kartini jalan sudah rusak parah apalagi di jalan Dermojoyo lokasi tersebut sangat ramai sekali bila jam kerja, Kawasan Perkantoran terdiri dari Kantor Pengadilan, Kejaksaan, Kecamatan, Catatan Sipil Bahkan Pasar, di pagi hari mulai pukul 08.00 WIB pasar dan kantor mulai ramai, apalagi di kantor Catatan Sipil berpuluh puluj masyarakat yang datang untuk mengurs KTP, KK dan sebagainya, namun yang lucu adalah Dump Truk silih berganti melintas disitu, setiap harinya tidak kurang 80 Dump Truk bahaya sekali kalau dibiarkan.
     Bukan hanya jalan yang rusak namun biasa terjadi rawan kecelakaan, sebenarnya lintasan itu tidak diperbolehkan untuk dilewati. Terbukti sudah terpampang rambu-rambu lalu lintas di Perempatan Jati Rejo dan Candirejo Kec. Loceret.
     Kendaraan yang muatannya lebih dari 5 ton tidak boleh masuk, Komentar Kepala Dinas Perhubungan NUR SOLEKAN, saat dikondirmasi wartawan Pojok Kiri di ruang dinas.
     “Truk yang bertonase 5 ton tidak boleh masuk dan situ ada rambu - rambu larangan yang di buat oleh Dishub Nganjuk, bukan kita yang membiarkan truk itu masuk kota tapi kita sudah memberikan rambu di perempatan tersebut, “ kata sumber di lokasi jalan Kartini yang tidak mau disebutkan namanya, Minggu (23/7) pada wartawan.
     Selain kondisi fondasi, banyaknya dump truk yang memuat urug atau batu melebihi tonase menjadi penyebab kerusakan jalan yang semakin cepat. Konidisi ini bisa dilihat, rata-rata ruas jalan yang rusak hanya separuh badan jalan.
     Menurut warga jalan dermojoyo yang di temui wartawan Kemarin Kamis (20/7), Muhtar Wahid, di jalan Raya A yani rata-rata kerusakan jalan didominasi berada di sisi kiri atau barat jalan. "Karena dump truk dari arah selatan perempatan ploso, masih dipenuhi muatan urug atau batu melebihi tonase," kata Muhtar Wachid.
     Lintasan tersebut tidak boleh dilewati Dump Truk, kalau itu dilanggar maka harus ditilang, padahal sudah berjalan 1 tahun, itu semata terbiarkan dan tidak ada tindakan !!
     Apakah itu tidak bisa dialihkan ke jalan yang lain, sehingga bisa membuat kenyamanan, masyarakat yang melintasi jalan tersebut yang lembek Penyikapan Dinas Perhubungan apa Lalu Lintas, Harapan masyarakat kota Nganjuk itu harus ditindak tegas. (gus dhar/roy)

Share on Google Plus

About Redaksi Pojok Kiri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment