Inilah Nama Anggota DPRD Bojonegoro Saat Rapat Paripurna Tak Hadir


Bojonegoro, pojok kiri - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat paripurna membahas pandangan umum fraksi-fraksi tentang penanggungjawaban APBD tahun 2016 yang digelar di ruang rapat paripurna, Kamis (20/07/2017) lalu. Ketika rapat digelar banyak anggota dewan yang tidak hadir baik tanpa keterangan maupun ijin resmi. Ketidak hadiran wakil rakyat pada rapat paripurna membuat wakil ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Syukur priyanto kecewa.
Merasa kecewa, Syukur priyanto memutuskan rapat paripurna terpaksa diakhiri dan ditunda karena tidak memenuhi kourum. Dari jumlah 50 anggota dewan, yang tidak hadir sebanyak 27 orang. Dari 27 orang itu, 13 orang anggota tidak hadir dengan keterangan izin dan Bimtek ke luar kota, sedangkan lainnya ijin tanpa ada keterangan. Rapat paripurna sempat di skors sebanyak dua kali. Rapat yang dijadwalkan pukul 09.00 Wib ternyata banyak yang tidak hadir, sehingga siang pukul 12.00 Wib wakil ketua DPRD Dari Fraksi Demokrat memutuskan untuk dibatalkan.
Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro yang tidak hadir dalam rapat paripurna ijin tanpa keterangan diantaranya, Ketua DPDRD Bojonegoro, Mitroatin S.Pd dari Fraksi Golkar. Sunjani dari Fraksi PKB. H. Rasijan Fraksi Golkar. Suwito S,Pd Fraksi PAN. Drs. KH Naflk Sahal SH. MM Fraksi PKB. lmroatul Khoiroh S.Hl Fraksi PKB. Suwanto SE Fraksi PKS. Gariman Fraksi PKS. Ahmad Suyono Fraksi Nasdem dan Ali Huda Fraksi PKPI.
Sedangkan anggota dewan yang tidak hadir dengan keterangan, yakni Muhammad Fauzan Fraksi Demokrat dikarenakan sakit. Mochlasin Affan SH Fraksi Demokrat. Nuryasin SH Fraksi PDIP. Choirul Anam S.Th.| MM Fraksi PPP. Aminato S,Ag Fraksi PPP. Ainu Anggara, S,Si Fraksi PPP. Meyke Lelyanasari S.Pd Fraksi PPP. Jamirah S.Pd Fraksi PPP. Teuku Iskandar Fraksi Hanura.
Ali mustofa, Ketua Fraksi NasDem Nurani Rakyat Kabupaten Bojonegoro mengatakan jika banyaknya anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat paripurna dirasa sunggu memalukan. Pihaknya sangat kecewa dengan sikap anggota dewan yang tidak hadir tersebut.
"Sangat malu dan kecewa, mereka wakil rakyat, kalau tidak hadir dalam rapat gimana dengan rakyat, seharusnya memahami tupoksinya masing-masing," katanya, Senin (24/07/2017).
Ali mustofa menghimbau kepada para anggota dewan yang tidak hadir kedepannya untuk selalu hadir dalam setiap rapat. Sebab, rapat yang diadakan oleh DPRD Bojonegoro itu sangat penting. Jika memang benar-benar tidak bisa hadir, diharapkan untuk memberikan ijin dengan keterangan.
"Yang paling memalukan itu didaftar absen kehadiran ada tanda tangannya tetapi orangnya tidak ada," imbuhnya. 
Sebatas untuk diketahui anggaran Sekretariat DPRD Bojonegoro tahun 2017, dari data sirup.LKPP tahun ini sekitar Rp. 27.337.000.000,-  (Luh/trs)
Share on Google Plus

About pojok kiri madiun raya

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment