IKAPPI, Perlu Ketegasan Pemerintah Untuk Menyikapi Alfamidi Bodong

Alfamidi di kota lumajang

Lumajang, Pojok Kiri - Menyikapi dugaan bodongnya perijinan pasar modern yang bertebaran di Kab. Lumajang, menjadi kecaman tersendiri bagi sejumlah LSM yang ada di Lumajang, semisal Ketua DPC Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Kec. Pasirian, Wawan Delta, pihaknya membandingkan dengan para pedagang tradisional yang ada dipasar Pasirian, yang mana para pedagang getol untuk wajib pajak tentang perijinan, dan perpanjangan ijin ditiap 5 tahun.

"Sesuai ketentuan Perda Nomor 10 Tahun 2011, Kami cemburu secara sosial, jika pasar tradisional pajaknya terlambat dikejar-kejar, ini pasar modern malah beroprasi tanpa ijin".Ucap Wawan Delta, Rabu (26/7).

Disamping itu Wawan Delta mewakili IKAPPI menyayangkan kurang tegasnya pemerintah Lumajang yang dinilai kurang tegas dalam permasalahan tersebut.

"Kami berharap pemerintah Kab. Lumajang harus lebih tegas lagi dalam menertibkan hal ini, agar PAD di kab. Lumajang dapat terserap secara maksimal".tambahnya.

Sementara itu Kepala satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Lumajang, menegaskan sudah memberikan Surat Peringatan (SP) dua, terkait beroprasinya Alfamidi yang dengan sengaja beroprasi tanpa mengantongi ijin.

"Kami sudah mengirimkan SP  2, namun ijinnya tinggal HO dan SIUPnya saja". Tegasnya.

Basuni juga menjelaskan bahwa ada etikat dari pihak pengusaha dalam pengurusan ijin meskipun ijin masih dalam proses, Alfamidi tetap beroprasi.

"Ada etikat baik dari pihak pengusaha dalam mengajukan ijin".Terangnya

Hal ini juga perlu dipertanyakan, meskipun ijin belum kelar namun pihak Alfamidi tetap bebas beroprasi, apakah etika ini tidak menjadi pertimbangan bagi pemerintah daerah untuk kajian ulang jika harus menerbitkan ijin tersebut???. (Bas).

Share on Google Plus

About Pojok kiri Online

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment