Edan !!! Pria ini Bisa Jual 7000 Pil Koplo di Kalangan Pelajar Dalam Sebulan

Pelaku dan sejumlah barang bukti diamankan polisi

Surabaya, Pojok Kiri – Maraknya peredaran pil koplo (Double L) di kalangan pelajar, mendapat perhatian khusus dari Unit Reskrim Polsek Jambangan. Terbaru, pengedar pil koplo yang selama ini menyuplai para pelajar diringkus Unit Reskrim Polsek Jambangan  pada saat operasi cipta kondisi.

Pelaku pengedar pil Koplo yang bernama Hendro Suhartono (25) diringkus tim anti bandit Polsek Jambangan bersama anggota lantas melakukan razia di Jembatan Rolak, Karah Surabaya. Pada saat petugas menanyakan kelengkapan surat – surat kendaraan, warga Dusun Balung Biru, Kelurahan Sadang RT 1 RW 1 Kecamatan Sidoarjo ini kepergok petugas membuang bungkus rokok. “setelah diperiksa anggota reskrim, bungkus rokok tersebut berisi 7 pocket yang berisi 70 butir pil koplo,” jelas Kapolsek Jambangan, Kompol Gatot Hariadi, Senin (31/7/2017).

Melalui Kanit Reksrim Polsek Jambangan, Ipda Agus Eko Widodo, Kapolsek Jambangan menambahkan, setelah dilakukan pengembangan, petugas melakukan penggeledahan di Rumah kos pelaku yang berada di Dusun Masangan Kulon, Sidoarjo. Alhasil, petugas menemukan pil kolplo sebanyak 7470 butir pil koplo siap edar didalam kamar kos pelaku. “Pelaku bisa menjual kepada pelajar sekitar 7.500 butir dalam sebulan,” tambah Gatot, melalui Kanit Reksrim Polsek Jambangan, Ipda Agus.

Ditempat yang sama, kepada petugas, pelaku yang juga residivis kasus narkoba jenis ganja ini mengaku jika bisnis haramnya tersebut sudah dilakukan selama satu bulan. Dari penjualan pil koplo tersbut, pria yang baru keluar dari penjara tahun 2015 ini mengaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 500 Ribu setiap 1000 butir pil koplo yang di jualnya kepada pelajar. “Saya jual ke pelajar seharga Rp 10 Ribu per 10 butir. Keuntunganya saya buat kebutuhan hidup sehari-hari mas,” Aku Hendro.

Kini pelaku dan sejumlah barang bukti diantaranya ribuan pil koplo diamankan petugas, untuk perbuatannya pelaku akan di jerat dengan pasal 196 dan 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (Jem)
Share on Google Plus

About Pojok kiri Online

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment