Diduga Jual Miras Palsu, Tiga Tempat Ini Di Grebek Polisi


Petugas mengamankan barang bukti ribuan miras
SURABAYA, POJOK KIRI – Maraknya peredaran minuman keras (Miras) oplosan di Surabaya, nampaknya mendapatkan perhatian khusus Polrestabes Surabaya. Terbukti, Satuan Unit Tipiring Satbhara Polrestabes Surabaya Kamis (20/7) malam, melakukan operasi penertiban peredaran minuman keras disejumlah toko penjualan miras. 

Dalam rasia kali ini, petugas meyasar tiga lokasi, yakni, Jalan HR. Muhammad, Jalan Putat Jaya Barat dan Jalan Sememi Benowo Surabaya. Dari ketiga lokasi tersebut, petugas menyita ribuan botol miras golongan A,dan C, bahkan sebagian merupakan produk palsu hasil oplosan.
 
ratusan miras disita petugas
Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Awan Hariono SH,SIK, MH. mngatakan , kegiatan operasi miras malam ini berkelanjutan baik dibulan puasa maupun bukan bulan puasa tetap kita laksanakan secara konsisten. Kali ini petugas melaksanakan kegiatan rahasia bersama dengan Satpol PP kota Surabaya sebab maraknya minuman keras oplosan atau palsu di Surabaya. “Ternyata di tiga lokasi penjualan tersebut, para pedagang tidak bisa menunjukan surat izin penjualan miras. Kita melakukan penyitaan dan akan melakukan proses tindak pidana ringan,” jelas Awan, Jum’at (21/7/2017).

Masih kata Awan, jenis minuman keras yang paling banyak disita yakni, golongan A sebanyak 2.167 botol sedangkan golongan C sebanyak 157 botol dan Sebagian besar minuman keras golongan " C " itu tidak memiliki label cukai resmi, sehingga diduga produk palsu hasil pengoplosan dari beberapa jenis alkohol tertentu. “Minuman keras golongan"C" yang tidak memiliki label bea cukai resmi itu, berhasil disita dari seorang penjual toko klontong diwilayah Sememi, Benowo,” tambahnya.

Kepada pelaku usaha lain, orang nomor delapan di Polretabes Surabaya ini menghimbau untuk tertib menjalankam aturan pemerintah kota Surabaya. Pihaknya tidak akan berkompromi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pelaku usaha bandel tersebut. “Kepada para penjual miras, kami himbau agar melengkapi dokumen, atau kami akan tindak secara tegas, “ tegas Awan.
Kini barang bukti minuman keras sebanyak 2.324 botol berbagai merk diamankan di Mapolrestabes Surabaya. Sementara pengelolanya menunggu panggilan untuk menjalani sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Surabaya. (Jem)
Share on Google Plus

About Pojok kiri Online

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment