Akui Rekam Aksi Mesum Pelajar, Dua Satpam Lotte Mart Menyesal

dua terdakwa kasus pengunggah video mesum saat di Persidangan PN.Surabaya.

Surabaya, Pojok Kiri - Sigit Setyawan dan Kusno, dua terdakwa kasus pengunggah video mesum sepasang ABG di ruang ganti pakaian Lotte Mart mengakui telah merekam video mesum tersebut. Kedua tertakwa yang berprofesi sebagai satpam ini juga mengaku menyesal atas perbuatannya tersebut.


Rasa penyesalan diungkapkan kedua terdakwa saat menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (31/7/2017). Pada sidang yang digelar tertutup ini, kedua terdakwa mengaku menyesal lantaran atas perbuatannya, kini dirinya kini harus mendekam di dalam penjara.


Usai sidang, jaksa penuntut umum Damang Anubowo mengungkapkan bahwa kedua terdakwa telah mengakui aksi bejatnya tersebut. “Tadi saat sidang kedua terdakwa sudah mengakui bahwa dirinya yang merekam video (video mesum) itu,” terangnya.


Aksi merekam itu dilakukan sendiri oleh terdakwa Sigit. Sementara yang melarang kedua ABG mengenakan pakaian yaitu terdakwa Kusno. “Pada intinya kedua terdakwa mengaku telah menyesali perbuatannya,” beber Damang.


Jaksa Damang menambahkan sidang akan kembali digelar pekan depan dengan agenda tuntutan. “Semua saksi sudah diperiksa, kedua terdakwa juga telah diperiksa. Selanjutnya sidang dengan agenda tuntutan,” terangnya.


Seperti diketahui, kasus ini bermula saat dua ABG melalukan hubungan intim di kamar ganti pakaian Lotte Mart. Aksi mesum itu dilaporkan salah satu petugas ke terdakwa Sigit. Mendapati laporan tersebut, terdakwa Sigit langsung menghampiri dan membubarkan aksi mesum kedua ABG tersebut.


Sayangnya cara terdakwa Sigit salah. Kedua ABG mesum itu diminta terdakwa Sigit tidak mengenakan pakaian dalam dan disuruh berjalan menunju ruang satpam. Terdakwa Sigit juga memerintahkan terdakwa Kusno untuk mengambil video saat kedua pasangan mesum itu dalam kondisi bugil.


Tak hanya itu, hasil rekaman video mesum tersebut ternyata juga diunggah terdakwa Sigit di akun instagram bernama Lambe_turah. Kedua satpam Lotte Mart ini akhirnya dijerat pasal 52 ayat 1 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan melanggar pasal 35, pasal 37 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi.(sw).
Share on Google Plus

About Pojok kiri Online

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment